23

Tuhanku….
Inilah sepiku
di tengah pekik zaman
Yang membuatku bisu.

Tuhanku
Inilah sepiku
rasa cemas akan cinta-Mu
Yang timbul tenggelam timbul tenggelam
di laut kehidupan
Yang bagai telah Kau lepaskan

Tuhanku
Inilah sepiku
Terdiri aku dari Kau
Tapi masihkah
Terdiri Kau dari aku ?

Tuhanku
Di abad yang paling menipu
Siapakah aku?
Di gerbang lengang, tidur-Mu
Di sunyi pejam ma’ripat-Mu
Atas peradapan kami yang tak tahu malu
Aku memekik
Dengan suara bisu
Aku teriak
Sampai mati
Pecah gendang telinga sendiri

Kekasih,
Inilah sepiku
Sungguh mutlak Engkau
Di ambang horisonku tinggal desau.

(Dari : 99 Untuk Tuhanku, Karya : Emha Ainun Nadjib)

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: